Home » » BEDAH INJIL YOHANES 10:30

BEDAH INJIL YOHANES 10:30

Written By Emye Yahya on Senin, 04 Maret 2013 | 06.20


Assalammu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh

Albert Einstein mengatakan “ILMU PENGETAHUAN TANPA AGAMA ADALAH PINCANG, AGAMA TANPA ILMU PENGETAHUAN ADALAH BUTA”

Kita telusuri injil yohanes

konteks ayat yang dimaksud

Aku dan bapa adalah satu ( Yohanes 10:30 )

ayat ini sering dijadikan pembenaran dalam mendukung klaim trinitas?

Untuk memahami hal tersebut

kita liat ayat sebelumnya

YOHANES

10:23.Dan Yesus berjalan-jalan di Bait Allah, di serambi Salomo.

10:24 Maka orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: “Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami.”

Orang yahudi mengelilingi yesus dan menuduh yesus berkata ambigu,

tidak jelas, mendua, dan tentu tuduhan itu SALAH BESAR.

Yahudi telah lama mencari masalah,

diantaranya :

- mereka tidak suka apa yang yesus sampaikan
- mereka pernah mengatakan yesus pembohong
- generasi pezina, ular, dlsb

mereka menunjukkan telunjuk dan menantang yesus.

“coba katakan?”

Mereka bermaksud menimbulkan amukan, menyebabkan kemarahan dan ingin memukul.

Maukah anda mendengar orang orang mengatakan dan memperlakukan anda seperti itu?

Pasti tidak ,, tapi hanya orang sinting yang ingin diperlakukan seperti itu

Bagaimana kata yesus????

10:25 Yesus menjawab mereka: “Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberikan kesaksian tentang Aku,

10:26 tetapi kamu tidak percaya, karena kamu tidak termasuk domba-domba-Ku.

10:27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,

Apa pekerjaan yesus itu?

5:37 Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat,

5:38 dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya.

Maksudnya adalah menyampaikan apa yang diperintahkan tuhan (ALLAH),

karena apa yang disampaikannya sesuai dengan apa yang tuhan sampaikan.

Lihat kesamaan antara perintah Allah dan apa yang yesus sampaikan

10:28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akanmerebut mereka dari tangan-Ku.

SESUAI DENGAN APA YANG TUHAN INGIN SAMPAIKAN,

10:29 Bapa-Ku, yang memberikan mereka kepada-Ku, lebih besar dari pada siapapun, dan seorangpun tidak dapat merebut mereka dari tangan Bapa.

Makadalam konteks kesamaan inilah yesus mengatakan:

10:30 aku dan bapa adalah satu

Disini diperlihatkan makna apa yang ingin yesus sampaikan jika ia “MENYAMPAIKAN” seperti itu

maka begitulah apa yang ingin tuhan sampaikan
melaluinya tapi yahudi mencari masalah,

10:31 Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.dan itu yesus berkata:

10:32 Kata Yesus kepada mereka: “Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?”

yahudi menuduh karena kesalah pahaman:

10:33 Jawab orang-orang Yahudi itu: “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah.”

FAKTA berbicara bahwa jika anda mengatakan INJIL YOHANES 10:30 adalah bukti bahwa yesus=allah,

maka anda tidak lebih baik dari yahudi yang telah menuduh yesus.

dan saya katakan itu SALAH BESAR

DAN SAYANG SEKALI TERNYATA ORANG KRISTEN LAH YANG PALING SETUJU DENGAN TUDUHAN YAHUDI DIATAS

YAHUDI = KAFIR

MAKA DENGARLAH JAWABAN
YESUS ATAS TUDUHAN TERSEBUT,

10:34 Kata Yesus kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah?

10:35 Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah–sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan,

10:36 masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?

Lihat bahasa diatas

aku telah berfirman kamu adalah allah.

jika tuhan mengatakan

SIAPA YANG DIBERI FIRMAN DISEBUT SEBAGAI ALLAH,

maka nabi2 (utusan2) juga dikatakan allah dalam bahasa kita

Yang mana tuhan berfirman dalam mazmur:

82:6 Aku sendiri telah berfirman: “Kamu adalah allah, dan anak-anak Yang Mahatinggi kamu sekalian.

82:7 Namun seperti manusia kamu akan mati dan seperti salah seorang pembesar kamu akan tewas.”

82:8 Bangunlah ya Allah, hakimilah bumi, sebab Engkaulah yang memiliki segala bangsa.

Itulah kejeniusan bahasa ibrani. bahwa jika seseorang dikatakan tuhan, berarti ia bukan tuhan juga

yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah. (2 korintus 4:4)

Siapakah ilah (tuhan) zaman ini yang dimaksud?

yaitu iblis, devils, syaitan, atau JURIG ( SETAN DALAM BAHASA SUNDA)

Sekali lagi saya katakan itulah kejeniusan bahasa yahudi,

Jika anda mengatakan yesus tuhan, maka semua yahudi adalah tuhan, semua nabi2 adalah tuhan, dan bahkan setan pun adalah tuhan,

TERAKHIR,

untuk membuktikan bahwa yesus TIDAK SAMA dengan Allah, dan yang dimaksud sama adalah perintah, yesus sendiri yang menyatakan

10:37 Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku,

10:38 tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa.”

Ini lucu..

Jadi pertanyaan besar

masihkah anda mengatakan

bahwa yesus=allah setelah

dengan tegas yesus mengatakan bahwa yang dimaksud sama adalah apa yang disampaikannya?

# siapa yang selama ini anda ikuti dan percayai?
# yesus kah?
# atau malah orang orang yang menuduh yesus?

BUKTI

Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan.” (Matius 26:24)

Anak manusia memang akan pergi maksudnya bahwa semua manusia pasti akan mati, tetapi Yesus mengatakan “Celakalah orang yang menyerahkan dirinya untuk disalib?” .

Itulah mengapa saat disalib Yesus berteriak seolah tidak terima:

Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: “Eli, Eli, lama sabakhtani?” Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? (Matius 27:46 – Markus 15:34)

Berarti sejak semula YESUS DATANG KEDUNIA BUKAN UNTUK MENEBUS DOSA, TAPI KARENA DIA BERNASIB BURUK…,

dia mati terbunuh di salib, lalu oleh Paulus dibuatkanlah skenarionya, bahwa Yesus mati disalib untuk menebus dosa manusia, dibuatlah seolah-olah Yesus rela mati (padahal dia berteriak-teriak saat dia disalib)……

Kalau orang rela mati, tidak mungkin akan berteriak, malah dia bangga mati karena misi penyaliban telah tercapai.

Dan dapatkah dosa umat Kristen tertebus oleh kematian yesus di kayu salib tanpa jasa Iblis dan Yudas?

Munginkah Yesus dengan senang hati menghadap Pontius Pilatus dan meminta untuk di salibkan untuk menebus dosa dosa manusia?

Apakah Yesus dapat menyalibkan dirinya sendiri, tanpa melibatkan orang lain?

Pertanyaan diatas sungguh sangat menggelikan, karena tentunya kalau kita bicara Misi yesus turun ke dunia untuk di salibkan, Jelas ada kosnpirasi sebelumya antara Iblis dan yudas. Dan balasan dari Yesus pada Yudas, Iblis, Pontius Pilatus dan semua orang yang menyalibkan diriNya adalah Sorga kelas satu atau sorga VVIP. Karena tanpa jasa mereka, apalah artinya yesus turun ke dunia.

Cukup sekian dan terima kasih

Wassalammu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
Share this article :

2 comments:

  1. selama ini dipercaya Yesus mati di tiang salib untuk menebus dosa manusia kresten,lanjut skrg ketahuan bahwa Yesus tdk mati di salib,terus kesimpulannya gak jadi di tebuskan dosa org kresten,wah tertipu..Agama kok menipu.Kasiyan deh kalo gitu,saran aja biar tidak ke tipu dua kali cari Agama yg pelajarannya masuk di akal sehat,contohnya berbuat dosa ya di tobati sendiri sebelum maut menjemput,itu tak lain ya ISLAM.

    BalasHapus
  2. Simon Petrus bersedia dieksekusi mati bukan demi yesus. Tapi demi fakta yang dilihatnya langsung: yesus mati, bangkit, lalu terangkat ke surga.

    Tak ada murid yang rela mati demi guru yang Penipu.

    Dan tak ada PENIPU yang masuk surga.

    Yesus terangkat ke surga, itu tertulis di quran.
    Alhamdulilah.

    BalasHapus

Isi Post Dzul Kifayatain

Translate

Topics :
 
Support : emye Blogger Kertahayu | kanahayakoe | Shine_83
Copyright © 2013. Dzul Kifayatain_Tis'ah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger