Home » » Islam Dicaci, Mualaf Berkembang di Belanda

Islam Dicaci, Mualaf Berkembang di Belanda

Written By Emye Yahya on Minggu, 07 April 2013 | 09.29


Fiqhislam.com - Allah tidak pernah membeda-bedakan makhluk ciptaannya, siapapun ia apabila Allah berkehendak untuk memberikan hidayah maka tidak ada yang mustahil, begitulah pernyataan Hassid seorang mualaf asal Belanda.

Hassid yang baru saja memeluk agama Islam 5 bulan lalu merupakan warga Negara Belanda yang telah lama mempelajari Islam.

“Di Belanda sendiri, orang-orang berbondong-bondong masuk Islam Meski Pencitraan Buruk Terhadap Islam,” lansir DeWerst Minggu (7/4/2013).

Di tengah pemburukan citra Islam dan kampanye anti Islam, Ferris yang juga mualaf asal Belanda berkata “meski distorsi yang sistematis dan kadang-kadang spontan terhadap Islam, Gambaran yang buruk yang dikaitkan dengan muslim, sebagian peristiwa yang disaksikan dunia pada awal millennium ini seperti tragedi 11 September di Amerika, Metian van Gogh dan lain-lain, tidak mengurangi orang-orang Eropa untuk memeluk Islam, karena gereja menjauh dari kehidupan manusia."

Sedangkan kaitan muslimin dengan masjid adalah yang merepresentasikan alternative yang mengisi kekosongan spiritual, yang dialami mayoritas orang barat dan Belanda.

Syaikh Rafiq yang bekerja sebagai Imam masjid di Belanda, Pembina di Devisi Bimbingan di Universitas Islam Rotterdam dan konsultan di kotamadya, yang memenuhi syarat untuk memainkan peran penting untuk menyampaikan risalah Islam yang hilang yang dibutuhkan oleh orang-orang Eropa. [yy/pelitaonline.com/foto republika.co.id].
Share this article :

0 comments:

Poskan Komentar

Isi Post Dzul Kifayatain

Translate

Topics :
 
Support : emye Blogger Kertahayu | kanahayakoe | Shine_83
Copyright © 2013. Dzul Kifayatain_Tis'ah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger