Home » » Musik Rap Giring Ahmed Memeluk Islam

Musik Rap Giring Ahmed Memeluk Islam

Written By Emye Yahya on Senin, 01 April 2013 | 10.20


Fiqhislam.com - Ahmed besar dalam keluarga Kristen yang tidak begitu taat beragama. Sekalipun ke gereja, itupun hanya sebatas tradisi. Tak heran, sejak kecil Ahmed tak begitu mengenal Tuhan.

"Saya hanya beberapa kali ke gereja, itupun hanya hari besar saja," aku Ahmed seperti dinukil onislam.net.

Hingga perguruan tinggi, ia nyaris tak belajar agama. Baru, memasuki jejak perguruan tinggi, ia mulai tertarik mempelajari agama.

Ia beralasan agama adalah sumber informasi guna menjawab pertanyaan tentang hakikat kehidupan. Sebut saja, apakah ada kehidupan setelah hidup. Apa tujuan hidup itu.

"Saya ambil pelajaran perbandingan agama, seperti Hindu, Buddha, Islam, dan lainnya," kenang dia.

Saat itu, Islam belum menjadi menarik hatinya. Ia baru tertarik mendalami Islam ketika membaca buku biografi, Malcom X. Buku tersebut menginspirasinya, namun tidak langsung membuatnya terpikir memeluk Islam.

Yang pasti, ada beberapa hal menarik yang menjadi catatan dirinya soal Islam. Salah satunya adalah kata 'Allah' dalam musik rap.

Sepengetahuannya, musik rap itu jauh dari kesan agama. Lebih jauh, tidak ada keterkaitan sejarah antara Islam, Afrika-Amerika dan hip-hop. "Yang lebih menarik lagi adalah, sosok Malcom X begitu luar biasa di mata kulit hitam dan ia seorang muslim!" kata dia. [yy/republika]



Islam Mampu Sembuhkan Rasisme AS

Buku biografi, Malcom X menggiring warga Amerika Serikat, Ahmed menemukan keajaiban Islam. Meski sempat menginspirasinya, tapi Ahmed belum terpikir memeluk Islam.

Ahmed menyebut, dalam satu kutipan buku itu, Malcon X meyakini Islam adalah agama yang mampu mampu menyembuhkan rasisme di AS. Ahmed juga kagum dengan pengalaman Malcom X ketika melaksanakan ibadah Haji ke Arab Saudi.

Saat melaksanakan rukun Islam kelima itu, Malcon X menceritakan umat muslim dari berbagai negara datang tanpa merasa tidak nyaman dengan perbedaan yang dimiliki masing-masing.

"Itu satu catatan mengapa saya mulai menaruh hati pada Islam," ungkap Ahmed seperti dinukil onislam.net.

Yang pasti, ada beberapa hal menarik yang menjadi catatan dirinya soal Islam. Salah satunya adalah kata 'Allah' dalam musik rap.

Sepengetahuannya, musik rap itu jauh dari kesan agama. Lebih jauh, tidak ada keterkaitan sejarah antara Islam, Afrika-Amerika dan hip-hop. "Yang lebih menarik lagi adalah, sosok Malcom X begitu luar biasa di mata kulit hitam dan ia seorang muslim!" kata dia. [yy/republika]



Perspektif Islam tentang Kematian Menakjubkan

Catatan perjalanan Malcon X menunaikan Ibadah Haji mampu membuat Ahmed kesemsem dengan Islam. Ia semakin jatuh cinta ketika mengetahui perspektif Islam soal kematian.

Satu ketika, ada seorang temannya yang meninggal karena kecelakaan. Dalam Islam, kematian itu adalah pengingat. Maksudnya, ada kehidupan lain setelah kematian di dunia.

Bagi Ahmed, perspektif itu sangat menarik. Islam meminta umatnya agar tidak melupakan kehidupan lain. Hal yang banyak diacuhkan dan diabaikan.

Menurut Ahmed, prinsip ini yang membuat muslim, seperti Malcom X, merasa tahu tujuan apa yang hendak dicapai. Capaian berupa kebahagiaan abadi. "Anda tahu, betapa berharganya itu," aku Ahmed seperti dinukil onislam.net.

Alhamdulillah, semenjak itu Ahmed memutuskan menjadi muslim. Memutuskan menjadi minoritas di AS. Satu hal yang membahagiakannya, tanpa Islam ia sulit bertahan dalam lingkungan AS dan Barat yang begitu menekan minoritas. [yy/republika]

Share this article :

0 comments:

Poskan Komentar

Isi Post Dzul Kifayatain

Translate

Topics :
 
Support : emye Blogger Kertahayu | kanahayakoe | Shine_83
Copyright © 2013. Dzul Kifayatain_Tis'ah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger