Home » » MEMAHAMI PERKATAAN YESUS PADA AYAT 26 LUKAS 14

MEMAHAMI PERKATAAN YESUS PADA AYAT 26 LUKAS 14

Written By Emye Yahya on Selasa, 30 April 2013 | 14.26


"JIKALAU SEORANG DATANG KEPADA-KU DAN IA TIDAK MEMBENCI BAPANYA, IBUNYA, ISTERINYA, ANAK-ANAKNYA, SAUDARA-SAUDARANYA LAKI-LAKI ATAU PEREMPUAN, BAHKAN NYAWANYA SENDIRI, IA TIDAK DAPAT MENJADI MURID-KU" (Lukas 14)

Kalimat Yesus diatas seolah-olah mempunyai arti yang kurang baik, bahkan banyak umat diluar Kristen yang lalu memandangnya suatu hal yang buruk. Tetapi sesungguhnyalah tidak demikian. Yesus tidak bermaksud begitu, tetapi sebenarnya hendak mengatakan, agar murid-murid dan pengikutnya lebih memntingkan masalah keimanan ketaatannya kepada Tuhan dan Rasulnya lebih dari apapun yang di milikinya, termasuk keluarga dan seluruh kerabatnya.

Jadi sebenarnya pesan Yesus diatas, seseorang hendaknya berani menempuh resiko apapun demi memilih suatu kebenaran, bukan takut melangkah memerima kebenaran tersebut hanya lantaran pertimbangan Keluarga, pertemanan, kelompok dan sebagainya. Sehingga menyebabkan dirinya bertahan pada kesesatan dan lebih mementingkan Keluarga dan harta benda yang di milikinya.

KALIMAT YESUS DIATAS BAHKAN BERSESUAIAN DENGAN AYAT ALQURAN BERIKUT INI, DEMI KEIMANAN KEPADA ALLAH, TUHAN SEMESTA ALAM DANRASUL UTUSANNYA, MAKA SESEORANG TIDAKLAH BOLEH LEBIH MENGUTAMAKAN KECINTAANNYA KEPADA KELUARGA, KERABAT DAN HARTA BENDA YANG DIA MILIKINYA

QS 9:24

قُلْ إِن كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُم مِّنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّىٰ يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ ۗ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ [٩:٢٤]
Katakanlah: "jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan Rasul-Nya dan dari berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.
﴿٢٤﴾


JADI PADA INTINYA, SETIAP MANUSIA HIDUP DI DUNIA INI HARUSLAH MENGGUNAKAN AKAL DAN KALBUNYA SE MAKSIMAL MUNGKIN, UNTUK MENEMUKAN KEBENARAN DAN JALAN KESELAMATAN

Dan tentu harus berusaha menyelamatkan keluarga dan kerabatnya tersebut, sebisanya. Tetapi bukannya sebaliknya, karena begitu mementingkan keluarga dan kerabatnya tersebut lalu akal dan kalbu bahkan tidak dapat lagi berfikir rasional, menolak kebenaran dan bertahan di dalam kesesatan, bahkan menipu akal nya sendiri.

Itulah sebenarnya makna kalimat Yesus diatas. Bila seseorang menemukan kebenaran, tetapi hal tersebut bahkan akan menjadi sulit bagi dirinya karena hubungannya dengan keluarga dan kerabatnya yang belum tentu akan sependapa dengan dirinya. Bahkan keputusannya akan menyulitkan hubungannya dengan keluarga dan kerabatnya tersebut


BERIKUT KITA SIMAK LAGI PESAN YESUS, BILA PENGIKUTNYA INGIN MEMPEROLEH KESEMPURNAAN IMAN, MAKA HENDAKNYA MEREKA MENINGGALKAN SEMUA HARTA YANG DI MILIKINYA LALU MENGIKUTI YESUS (PENGAJARAN NYA)

Matius 19 TB

16* ¶ Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”

 17* Jawab Yesus: “Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah.”

 18* Kata orang itu kepada-Nya: “Perintah yang mana?” Kata Yesus: “Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta,

 19* hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

 20* Kata orang muda itu kepada-Nya: “Semuanya itu telah kuturuti, apa lagi yang masih kurang?”

 21* Kata Yesus kepadanya: “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”

 22* Ketika orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia dengan sedih, sebab banyak hartanya.

 23* ¶ Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

 24* Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah.”



BERIKUT DIBAWAH INI, ADALAH AYAT-AYAT ALKITAB YANG MERUPAKAN PESAN YESUS YANG SESUNGGUHNYA MENDUKUNG PENGERTIAN PESAN YESUS SEPERTI SAYA SEBUTKAN DIATAS. AGAR PARA PENGIKUTNYA DIDALAM MENCARI KEBENATRAN DAN KESELAMATAN TIDAK LAGI MEMENTINGKAN SELURUH APA YANG DI MILIKINYA, BAIK KELUARGA, KERABAT, PEKERJAAN DAN HARTA BENDANYA. PENDEK KATA BERANI MENEMPUH RESIKO APAPUN YANG TERJADI, DEMI "KESELAMATAN"

Matius 10 TB

34* “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.

 35* Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya,

 36* dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.

 37* Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku.

Lukas 12 TB

49* “Aku datang untuk melemparkan api ke bumi dan betapakah Aku harapkan, api itu telah menyala!

 50* Aku harus menerima baptisan, dan betapakah susahnya hati-Ku, sebelum hal itu berlangsung!

 51* Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.

 52* Karena mulai dari sekarang akan ada pertentangan antara lima orang di dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga.

 53 Mereka akan saling bertentangan, ayah melawan anaknya laki-laki dan anak laki-laki melawan ayahnya, ibu melawan anaknya perempuan, dan anak perempuan melawan ibunya, ibu mertua melawan menantunya perempuan dan menantu perempuan melawan ibu mertuanya.”

Lukas 14 TB

26* “Jikalau seorang datang kepada-Ku dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, saudara-saudaranya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi murid-Ku


SEMUA PESAN DAN PENGAJARAN YESUS YANG SAYA SAMPAIKAN DIATAS, SEBENARNYA YANG TELAH DILUPAKAN OKEH UMAT KRISTEN, SEHINGGA MEREKA AKAN SULIT MENERIMA KEBENARAN DAN MEMPEROLEH HIDAYAH ALLAH.

Rata-rata kristen akan cenderung memilih untuk bertahan di dalam keyakinannya, walaupun terbersit juga rasa was-was bahwa keimanan yang diyakininya adalah salah. Mereka melupakan pesan-pesan Yesus, dan takut menghadapi resiko yang terjadi, lalu lebih memilih untuk memakai kaca mata kuda, berusaha menipu akalnya sendiri, dan berusaha meyakinkan bahwa keyakinannya sudah benar.

Mereka tidak berani melangkah memikirkan kebenaran diluar keimannya, bahkan membaca penjelasan umat lain pun merasa ketakutan, takut setelah memikirkannya lalu hidupnya gelisah, karena pada akhirnya terpaksa harus menghadapi gejolak yang sulit dibayangkannya. Gejolak yang timbul dari penolakan keluarga, kerabat, sahabat bahkan pekerjaannya.

MEREKA MEMILIH UNTUK TETAP BERMIMPI DI DALAM KERAGUAN KEIMANAN YANG BEGITU MENANTANG AKALNYA, LALU BERUSAHA MENIPU DAN MENEKAN AKALNYA SENDIRI, BERHARAP MIMPI TERSEBUT ADALAH BENAR


SEMUA HAL TERSEBUT ADALAH UJIAN DARI ALLAH SWT BAGI ORANG-ORANG KAFIR, TERUTAMA AHLI KITAB. MAKA ALLAH LALU MENGHARGAI BEGITU TINGGINYA, BAGI MEREKA YANG BERANI MENEMPUH PILIHAN YANG BERAT UNTUK MENERIMA KEBENARAN DAN HIDAYAH ALLAH, APAPUN RESIKONYA

ORANG-ORANG KAFIR YANG LALU MENERIMA ISLAM SEBAGAI KEBENARAN TUHAN SEMESTA ALAM YANG SESUNGGUHYA, LALU MENERIMANYA DAN MENJADI MUALLAF, LALU OLEH ALLAH DIJANJIKAN AMPUNAN YANG BESAR, DIBERSIHKAN DARI SEGALA KESALAHAN DAN DOSA YANG DAHULU PERNAH DILAKUKAN, SEBERSIH BAYI YANG BARU DILAHIRKAN, DAN KELAK AKAN DI ANUGERAHI SYURGA YANG PENUH KENIKMATAN

QS 5:65-66

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْكِتَابِ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَكَفَّرْنَا عَنْهُمْ سَيِّئَاتِهِمْ وَلَأَدْخَلْنَاهُمْ جَنَّاتِ النَّعِيمِ [٥:٦٥]
Dan sekiranya Ahli Kitab beriman dan bertakwa, tentulah Kami tutup (hapus) kesalahan-kesalahan mereka dan tentulah Kami masukkan mereka kedalam surga-surga yang penuh kenikmatan.
﴿٦٥﴾

وَلَوْ أَنَّهُمْ أَقَامُوا التَّوْرَاةَ وَالْإِنجِيلَ وَمَا أُنزِلَ إِلَيْهِم مِّن رَّبِّهِمْ لَأَكَلُوا مِن فَوْقِهِمْ وَمِن تَحْتِ أَرْجُلِهِم ۚ مِّنْهُمْ أُمَّةٌ مُّقْتَصِدَةٌ ۖوَكَثِيرٌ مِّنْهُمْ سَاءَ مَا يَعْمَلُونَ [٥:٦٦]
Dan sekiranya mereka sungguh-sungguh menjalankan (hukum) Taurat dan Injil dan (Al Quran) yang diturunkan kepada mereka dari Tuhannya, niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka. Diantara mereka ada golongan yang pertengahan. Dan alangkah buruknya apa yang dikerjakan oleh kebanyakan mereka.
﴿٦٦﴾


DIBAWAH INI ADALAH CIRI-CIRI AHLI KITAB YANG BAKAL BERIMAN DAN AKAN MEMILIH HIDAYAH ALLAH, APAPUN YANG TERJADI. SYUKUR-SYUKUR LALU DAPAT MENGAJAK KELUARGA, DAN KERABAT YANG DICINTAINYA

QS 3:113-114

 لَيْسُوا سَوَاءً ۗ مِّنْ أَهْلِ الْكِتَابِ أُمَّةٌ قَائِمَةٌ يَتْلُونَ آيَاتِ اللَّهِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَهُمْ يَسْجُدُونَ [٣:١١٣]
Mereka itu tidak sama; di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sembahyang).
﴿١١٣﴾

يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَيُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَأُولَٰئِكَ مِنَ الصَّالِحِينَ [٣:١١٤]
Mereka beriman kepada Allah dan hari penghabisan, mereka menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar dan bersegera kepada (mengerjakan) pelbagai kebajikan; mereka itu termasuk orang-orang yang saleh.
﴿١١٤﴾

QS 5:83

وَإِذَا سَمِعُوا مَا أُنزِلَ إِلَى الرَّسُولِ تَرَىٰ أَعْيُنَهُمْ تَفِيضُ مِنَ الدَّمْعِ مِمَّا عَرَفُوا مِنَ الْحَقِّ ۖ يَقُولُونَ رَبَّنَا آمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ [٥:٨٣]
Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al Quran) yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri); seraya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah beriman, maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Quran dan kenabian Muhammad s. a. w.).
﴿٨٣﴾


TETAPI HAL TERSEBUT MEMANG JARANG TERJADI, YANG BANYAK TERJADI ADALAH MEREKA SELALU BERUSAHA MEMADAMKAN RASA WAS-WAS DI DALAM HATI NYA TERHADAP KEBENARAN DAN CAHAYA HIDAYAH TERSEBUT. KARENA MEREKA MELUPAKAN PESAN-PESAN YESUS, DAN LEBIH MEMNTINGKAN KELUARGA, KERABAT, SAHABAT, RELASI DAN HARTA BENDA YANG MEREKA MILIK

LALU BERUSAHA MENIPU AKAL, DAN MEMBATASI SEMINIMAL MUNGKIN BERITA KEBENARAN TERSEBUT, DAN MELANJUTKAN MIMPINYA…..DI DALAM KESESATAN, DAN HARAPAN KESELAMATAN YANG SEMU DAN MENETANG AKAL SEHAT.

Catatan :

Sengaja saya pilihkan gambar ketika Yesus berdoa kepada Tuhannya, disamping Yohanes pembabtis , saudaranya sesama Nabi utusan Allah swt. Yesus juga memiliki Tuhan seperti manusia lainnya. Jangan lagi ada yang bekata, karena Wujud Yesus sedang dalam ujud manusia maka Yesus berdoa kepada Bapa. Percalah pemikiran tersebut sudah masuk kategori tidak waras....

Baca ulasan berikut ini, bila anda sebagai uma kristen berani membaca tulisan saya dengan tenang dan meresapi di dalam hati, menggunakan seluruh akal dan kejujuran yang telah di anugerahkan oleh tuhan pencipta langit dan bumi. Lalu anda bahkan bersyukur bahwa keimanan kalian bahkan terasa lebih benar, sama sekali tidak ada kekhawatiran bahlan rasa gelisah, berbahagialah anda sudah pada tahap keimanan yang sangat mapan, atau kalau tidak anda sudah mulai terganggu kejiwaannya

Tetapi bila anda bahkan merasa idak tenang untuk membacanya, bahkan timbul kekhawatiran dan rasa takut untuk menyelesaikan membacanya....PERCAYALAH, SESUNGGUHNYA HATI KECIL ANDA MENYADARI, BAHWA KEIMANAN ANDA ADALAH SALAH...

Catatan Penjaga Kitabullah

Share this article :

0 comments:

Poskan Komentar

Isi Post Dzul Kifayatain

Translate

Topics :
 
Support : emye Blogger Kertahayu | kanahayakoe | Shine_83
Copyright © 2013. Dzul Kifayatain_Tis'ah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger