Home » , » Keaslian Injil Barnabas

Keaslian Injil Barnabas

Written By Emye Yahya on Rabu, 01 Mei 2013 | 14.25



SESEORANG BERTANYA TENTANG KEASLIHAN INJIL BARNABAS

=====

Hani Cleo Greeny

Assalamu'alaikum akhy. Sy mw tny, injil brnabas it asli/plsu? Kl asli knp g dsrtakn dlm literatur islam?

Sy prnh bca komen, ktax injil brnabas it asli krn ajaranx sm dg yesus, ad nubuat ttg Muhammad, islam agama bnar, yg lain komen kta ulama arab it plsu.

=====

TANGGAPAN SAYA, Penjaga Kitabullah:

Wa alaikum salam wr wb,

Injil barnabas asli ataupun palsu Islam tidak punya kepentingan.

Al Quran diturunkan sebagai penyempurna dan pengganti semua kitab suci terdahulu.

Kenabian Muhammad saw juga tidak membutuhkan Saksi ataupun Nubuat, dengan membandingkan ajaran yang di bawanya, seseorang yang berakal akan dapat mengerti Asli atau tidaknya seorang Nabi utusan Allah.

Cukup Allah, para malaikat dan orang-orang yang beriman yang menjadi saksi akan kenabian Muhammad saw Rasulullah .


Baca selengkapnya note berikut ini

99 ORANG KRISTEN MENANYAKAN, SIAPAKAH YANG MENJADI SAKSI BAHWA NABI MUHAMMAD SAW MENERIMA MANDAT KERASULAN ?
https://www.facebook.com/groups/PenjagaKitabullah/permalink/433355866742961/?notif_t=like

-----

ALQURAN MENGGANTIKAN SELURUH KITAB SUCI YANG PERNAH DITURUNKAN OLEH ALLAH KEPADA SEMUA RASUL UTUSAN ALLAH

مسند أحمد ١٦٣٦٨: حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ دَاوُدَ أَبُو دَاوُدَ الطَّيَالِسِيُّ قَالَ أَخْبَرَنَا عِمْرَانُ الْقَطَّانُ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ الْهُذَلِيِّ عَنْ وَاثِلَةَ بْنِ الْأَسْقَعِ
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أُعْطِيتُ مَكَانَ التَّوْرَاةِ السَّبْعَ وَأُعْطِيتُ مَكَانَ الزَّبُورِ الْمَئِينَ وَأُعْطِيتُ مَكَانَ الْإِنْجِيلِ الْمَثَانِيَ وَفُضِّلْتُ بِالْمُفَصَّلِ

Musnad Ahmad 16368:
Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Saya diberi ganti dari Taurat dengan as-saba' (tujuh surat dalam Al qur'an yang panjang-panjang). Saya diberi ganti dari Zabur dengan Al ma`in (surat yang jumlah ayatnya sekitar seratus). Saya diberi ganti dari Injil dengan Al matsani (yaitu surat yang terulang-ulang membacanya dalam setiap rekaat shalat) dan saya diberi tambahan dengan Al mufashal (surat yang dimulai dari QAF sampai akhir surat)."


WAKTU DITURUNKANNYA KITAB-KITAN SUCI

مسند أحمد ١٦٣٧٠: حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ مَوْلَى بَنِي هَاشِمٍ حَدَّثَنَا عِمْرَانُ أَبُو الْعَوَّامِ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي الْمَلِيحِ عَنْ وَاثِلَةَ بْنِ الْأَسْقَعِ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أُنْزِلَتْ صُحُفُ إِبْرَاهِيمَ عَلَيْهِ السَّلَام فِي أَوَّلِ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ وَأُنْزِلَتْ التَّوْرَاةُ لِسِتٍّ مَضَيْنَ مِنْ رَمَضَانَ وَالْإِنْجِيلُ لِثَلَاثَ عَشْرَةَ خَلَتْ مِنْ رَمَضَانَ وَأُنْزِلَ الْفُرْقَانُ لِأَرْبَعٍ وَعِشْرِينَ خَلَتْ مِنْ رَمَضَانَ

Musnad Ahmad 16370:
Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Suhuf (lembaran) Ibrahim alaihissalam diturunkan pada awal malam Ramadlan. Taurat diturunkan pada hari keenam dari Ramadlan. Injil pada tiga belas bulan Ramadlan. Al Furqan pada hari ke dua puluh empat bulan Ramadlan."


PESAN NABI MUHAMMAD SAW TENTANG ALKITAB YAHUDI (TORAH)

Shahih Bukhari 6987:

صحيح البخاري ٦٩٨٧: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ أَخْبَرَنَا عَلِيُّ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
كَانَ أَهْلُ الْكِتَابِ يَقْرَءُونَ التَّوْرَاةَ بِالْعِبْرَانِيَّةِ وَيُفَسِّرُونَهَا بِالْعَرَبِيَّةِ لِأَهْلِ الْإِسْلَامِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُصَدِّقُوا أَهْلَ الْكِتَابِ وَلَا تُكَذِّبُوهُمْ وَقُولُوا
{ آمَنَّا بِاللَّهِ وَمَا أُنْزِلَ }
الْآيَةَ
Abu Hurairah berkata, "Ahli kitab membaca Taurat dengan bahasa Ibrani, dan mereka menafsirkannya dengan bahasa arab untuk pemeluk Islam." Spontan Rasulullah Sallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Jangan kalian membenarkan ahli kitab dan jangan pula mendustakan mereka, katakan saja: 'Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan'."


NABI MUHAMMAD SAW, BELUM PERNAH BERPESAN TENTANG PERJANJIAN BARU KRISTEN.

MUNGKIN DIPANDANG TIDAK PERLU KARENA KESESATAN NYA BEGITU JELAS.

AHLI KITAB YANG BERIMAN KEPADA NABI YANG DIUTUS UNTUK BANGSANYA, LALU JUGA BERIMAN KEPADA NABI MUHAMMAD SAW, BAGINYA ADA DUA PAHALA (PAHALA YANG BERLIPAT GANDA)

صحيح البخاري ٩٥: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدٌ هُوَ ابْنُ سَلَامٍ حَدَّثَنَا الْمُحَارِبِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا صَالِحُ بْنُ حَيَّانَ قَالَ قَالَ عَامِرٌ الشَّعْبِيُّ حَدَّثَنِي أَبُو بُرْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثَلَاثَةٌ لَهُمْ أَجْرَانِ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ آمَنَ بِنَبِيِّهِ وَآمَنَ بِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْعَبْدُ الْمَمْلُوكُ إِذَا أَدَّى حَقَّ اللَّهِ وَحَقَّ مَوَالِيهِ وَرَجُلٌ كَانَتْ عِنْدَهُ أَمَةٌ فَأَدَّبَهَا فَأَحْسَنَ تَأْدِيبَهَا وَعَلَّمَهَا فَأَحْسَنَ تَعْلِيمَهَا ثُمَّ أَعْتَقَهَا فَتَزَوَّجَهَا فَلَهُ أَجْرَانِ
ثُمَّ قَالَ عَامِرٌ أَعْطَيْنَاكَهَا بِغَيْرِ شَيْءٍ قَدْ كَانَ يُرْكَبُ فِيمَا دُونَهَا إِلَى الْمَدِينَةِ

Shahih Bukhari 95:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam:
"Ada tiga orang yang akan mendapat pahala dua kali;

1) seseorang dari Ahlul Kitab yang beriman kepada Nabinya dan beriman kepada Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam,

2) dan seorang hamba sahaya yang menunaikan hak Allah dan hak tuannya.

3) Dan seseorang yang memiliki hamba sahaya wanita lalu dia memperlakukannya dengan baik, mendidiknya dengan baik, dan mengajarkan kepadanya dengan sebaik-baik pengajaran, kemudian membebaskannya dan menikahinya, maka baginya dua pahala".


SESUNGGUHNYA SEMUA HAL YANG DI AJARKAN OLEH NABI MUHAMMAD SAW DAN ALQURAN SUDAH TERDAPAT DI DALAM KITAB-KITAB TERDAHULU, YAITU KITAB IBRAHIM AS DAN KITAB MUSA AS (TORAH)

QS 87:18-19

إِنَّ هَٰذَا لَفِي الصُّحُفِ الْأُولَىٰ [٨٧:١٨]
Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu,
﴿١٨﴾

صُحُفِ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَىٰ [٨٧:١٩]
(yaitu) Kitab-kitab Ibrahim dan Musa
﴿١٩﴾

MAHA BENAR ALLAH DENGAN SEGALA FIRMAN NYA

-----

TIDAKLAH SEORANG DARI YAHUDI MAUPUN NASRANI YANG TELAH MENDENGAR TENTANG KENABIAN MUHAMMAD SAW, KEMUDIAN MENINGGAL SEBELUM BERIMAN KEPADANYA KECUALI AKAN MASUK NERAKA

صحيح مسلم ٢١٨: حَدَّثَنِي يُونُسُ بْنُ عَبْدِ الْأَعْلَى أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ قَالَ وَأَخْبَرَنِي عَمْرٌو أَنَّ أَبَا يُونُسَ حَدَّثَهُ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ
عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَا يَسْمَعُ بِي أَحَدٌ مِنْ هَذِهِ الْأُمَّةِ يَهُودِيٌّ وَلَا نَصْرَانِيٌّ ثُمَّ يَمُوتُ وَلَمْ يُؤْمِنْ بِالَّذِي أُرْسِلْتُ بِهِ إِلَّا كَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ

Shahih Muslim 218:
….dst, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah seseorang dari umat ini baik Yahudi dan Nashrani mendengar tentangku, kemudian dia meninggal dan tidak beriman dengan agama yang aku diutus dengannya, kecuali dia pasti termasuk penghuni neraka.".

Penjaga Kitabullah
Share this article :

0 comments:

Poskan Komentar

Isi Post Dzul Kifayatain

Translate

Topics :
 
Support : emye Blogger Kertahayu | kanahayakoe | Shine_83
Copyright © 2013. Dzul Kifayatain_Tis'ah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger